jump to navigation

Sifat Dan Karakter Organisasi Serikat Buruh 29 Maret 2009

Posted by warungburuh in Tentang Serikat Buruh.
Tags:
add a comment

Sifat dan karakter organisasi massa serikat buruh adalah;

a. Sejati. Sejati mengandung pengertian bahwa serikat buruh senantiasa memperjuangkan kepentingan kaum buruh secara sungguhsungguh, berpihak pada kaum buruh, dan melawan secara teguh pengusaha yang menindas dan menghisap buruh, pemerintah yang mengeluarkan kebijakan yang menindas dan menghisap kaum buruh, serta golongan atau aparat pemerintah lainnya yang secara terbuka maupun terselubung mendapat untung besar dengan cara menindas dan menghisap kaum buruh.

b. Luas. Berkarakter luas artinya organisasi serikat buruh harus mampu mengorganisasikan, sektor, jenis produksi dan jenis pekerjaan secara luas dan menyeluruh, dengan program perjuangan yang dapat diterima dan didukung oleh seluruh anggota dan semua buruh.

c. Nasional Patriotis. Nasional berarti memiliki watak anti imperialisme dan anti kolonialisme serta bersekala nasional yang didirikan dibanyak kota, dan daerah-daerah. Sedangkan patriotis mengandung pengertian cinta terhadap tanah air. Membela tanah air dari penjajahan siapapun dalam bentuk apapun, yang hendak mengambil dan menguras kekayaan alam diperut bumi, diatas tanah maupun di angkasa pertiwi yang menyisakan kemiskinan atas warga negara dan bangsa pribumi. Menolak pengalihan pengelolaan beberapa perusahaan dan swasta ke tangan pihak asing, yang keuntungannya semua masuk ke mereka dan menyebabkan kesengsaraan dan PHK besar-besaran atas kaum buruh.

d. Demokratis. Demokratis berarti memiliki watak anti feodalisme yakni bersama-sama elemen maju untuk menghapuskan penindasan yang lahir atas hubungan produksi yang feodalistik baik di perkotaan dan pedesaan dan memperjuangkan hak-hak demokratis Rakyat, dalam wujud kongkritnya gerakan serikat buruh harus dapat mendukung revolusi agraria sebagai syarat terciptanya industrialisasi nasional. Sedangkan sifat demokratis diinternal organisasi adalah serikat buruh yang menjalankan prinsip-prinsip demokratis, dimana serikat buruh harus dapat menjalankan ide-ide bersama, membuat keputusan-keputusan bersama dan menjalankan perjuangan secara bersama-sama. Ringan sama dijinjing berat sama dipikul. Tidak bergantung pada satu orang dan secara keras melawan ide-ide, sikap dan tindakan feodal yang suka mengagung-agungkan diri endiri. Serikat buruh yang secara tegas menolak ketidak-setaraan atau diskriminasi dan penindasan atas kaum perempuan, tegas menolak perbedaan serajat dan perlakuan yang berbeda atas umat manusia karena kekayaan dan status sosial, tegas menentang isu-isu perbedaan suku, ras dan agama.

e. Militan. Militan berarti organisasi serikat buruh harus menyandarkan diri pada kekuatan internal dan konsisten memperjuangkan kepentingan sosial-ekonomi dan politik kelasnya dan menolak kompromi tak berprinsip. Contohnya: iuran anggota, pembangunan ekonomi produksi mandiri, independen dari pengaruh (tidak membuntut atau dapat didikte oleh) musuh kelasnya.

Iklan