jump to navigation

Prinsip Dasar Organisasi Serikat Buruh 29 Maret 2009

Posted by warungburuh in Tentang Serikat Buruh.
Tags:
add a comment

Agar kegiatan organisasi dan perjuangan serikat buruh dapat berjalan dengan lancar, beberapa prinsip dasar organisasi Serikat buruh harus dapat diletakkan sebagai fondasi dasarnya. Prinsip-prinsip tersebut adalah: demokrasi terpusat, kepemimpinan kolektif, sistem kerja komite, dan garis massa.

a. Demokrasi Terpusat.

Demokrasi terpusat adalah prinsip berorganisasi yang mendasarkan pada demokrasi yang dipusatkan dan kepemimpinan pusat yang berbasis demokrasi. Tujuan dari prinsip ini adalah membawa kesatuan tindakan dari massa kaum buruh agar tidak terpecah belah ketika harus mengambil tindakan perjuangan nyata. Kekompakkan dari seluruh jajaran organisasi adalah jaminan untuk memenangkan perjuangan secara luas. Pelaksanaan dari prinsip ini adalah melalui disiplin:

a. Para pemimpin atau organ yang memimpin di dalam organisasi harus dipilih secara demokratis dan bertanggung jawab pada konferensi atau pertemuan organisasi yang memilihnya.

b. Setelah melalui diskusi yang bebas, keputusan diambil dan harus dilaksanakan tanpa pengecualian. Dengan disiplin sebagai berikut:

v Individu menjadi subordinasi dari organisasi.

v Minoritas di bawah mayoritas.

v Tingkat di bawah menjadi bawahan tingkat di atasnya.

v Seluruh anggota di bawah Kongres Nasional atau Pimpinan Pusat yang dipilih di antara Kongres Nasional.

c. Badan yang memimpin organisasi harus selalu memberikan perhatian dari laporan dan pandangan dari badan organisasi di bawahnya dan seluruh jajaran anggota organisasi. Mereka harus selalu mempelajari dengan terus menerus pengalaman kongkret dan memberikan pertolongan/asistensi dalam pemecahan masalah.

d. Semua badan organisasi harus selalu memberikan laporan secara regular berkala dan khusus tentang kerja mereka kepada badan di atasnya dan harus selalu meminta petunjuk (instruksi) tentang persoalan yang menjadi syarat keputusan yang dikeluarkan oleh badan organisasi di atasnya. Seluruh badan organisasi harus mengikuti prinsip kepemimpinan kolektif dan memecahkan persoalan secara kolektif.

b. Kepemimpinan kolektif

Kepemimpinan kolektif adalah metode memimpin yang tidak bertumpu pada segelintir tokoh atau perseorangan yang menonjol. Karena sifat organisasi serikat buruh adalah tidak hanya milik anggotanya saja, melainkan juga milik seluruh kaum buruh atau golongan yang diperjuangkannya, maka monopoli kepemimpinan di tangan satu orang tokoh akan berakibat fatal bagi kelangsungan perjuangan.

c. Sistem kerja komite

Sistem kerja komite adalah pelaksanaan praktek sehari-hari dari prinsip demokrasi terpusat dan kepemimpinan kolektif. Sistem ini berbeda dengan sistem fungsional yang biasa digunakan sebagai sistem organisasi yang tidak demokratis. Dalam sistem ini semua anggota akan terlibat dalam bagian-bagian kerja yang telah dirumuskan sebelumnya. Walaupun harus kita pilih pimpinan untuk memimpin sebuah bagian kerja atau seluruh organisasi namun hubungan pimpinan dan anggota harus setara dan berkaitan erat. Pimpinan tidak punya hak khusus, suara, pimpinan sama dengan anggota dan bertanggungjawab terhadap jalannya tugas. Anggota harus mendukung, membantu, hormat pada pimpinan, memberi laporan, dan menjaga kelancaran pertemuan.

Rapat atau pertemuan adalah kegiatan yang penting untuk memutuskan sebuah persoalan atau memilih pimpinan dalam organisasi. Rapat terkadang menjadi membosankan dan bertele-tele jalannya karena rapat diselenggarakan hanya untuk memenuhi rutinitas. Untuk menghindari agar rapat tidak membosankan, bertele-tele, atau hanya formalitas saja, penting kita mengetahui cara menjalankan rapat yang benar, yaitu:

a. Membuat rencana dalam mengadakan pertemuan rutin. Pertemuan tidak terlalu sering atau jarang jangka waktunya, sesuaikan dengan penghidupan massa.

b. Selama pertemuan jangan diselenggarakan terlalu lama atau singkat. Kita bicarakan hal-hal penting terlebih dahulu, yaitu tentang kerja-kerja organisasi dan informasi perkembangan terbaru, kemudian baru membicarakan hal-hal yang lebih ringan seperti: arisan, pembayaran iuran atau yang lain.

c. Sebelum menjalankan rapat, para pimpinan harus memberitahu jauh hari sebelumnya dan menyiapkannya materi pembahasan yang harus diketahui oleh anggota sebelumnya agar dapat mempersiapkan diri.

d. Membuat administrasi yang sederhana tentang notulensi rapat, keuangan, ataupun data keanggotaan.

e. Adanya tukar informasi di antara anggota dengan lancar dalam pertemuan resmi agar setiap anggota dapat mengetahui dan mengeluarkan pendapatnya berkaitan dengan informasi tersebut.

Bagian kerja yang penting dalam organisasi serikat buruh adalah :

a. Departemen pendidikan dan propaganda

Tugas departemen pendidikan dan propaganda adalah mengadakan pendidikan-pendidikan terhadap seluruh anggota atau massa buruh luas, menerbitkan panduan pendidikan dan menyiapkan bahan-bahan penting untuk pendidikan, menerbitkan surat kabar atau bulletin organisasi massa, dan mengurus kegiatan-kegiatan seni kebudayaan.

b. Departemen organisasi

Tugas departemen organisasi adalah mengkonsolidasi organisasi-organisasi di bawah badan pimpinan, melakukan kerja-kerja pengembangan Serikat, mencatat dan mendata anggota, menyelesaikan persoalan anggota, merekrut anggota baru dan mengeluarkan KTA, mengadministrasikan dokumen/arsip organisasi, dan membuat pedoman pembangunan serikat.

c. Departemen Advokasi dan pelayanan massa

Tugas separtemen advokasi dan pelayanan massa adalah bertanggungjawab atas segala aktivitas pembelaan dan pelayanan terhadap anggota dan massa buruh luas, terutama yang bersifat negosiasi/perundingan, merancang tuntutan-tuntutan, dan menyiapkan tenaga hukum bila diperlukan. Demikian pula dia bertanggungjawab atas kerja sama yang dilakukan dengan organisasi atau pihak-pihak lain yang bersifat taktis, baik untuk keperluan solidaritas maupun dalam rangka untuk mendukung perjuangan serikat.

d. Departemen keuangan dan dana.

Tugas departemen keuangan dan dana adalah membuat administrasi keuangan organisasi, mengutip pendapatan iuran anggota, mengadakan kegiatan produktif yang akan menambah keuangan organisasi. Komite-komite yang lain dapat dibentuk sesuai kebutuhan yang ada.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.